Anri Gelar Bimtek E-Arsip Terintegrasi
Bimtek E Arsip terintegrasi (Srikandi).
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Arsip Nasional Republik Indonesia (Anri) menggelar bimbingan teknis E-arsip
terintegrasi (Srikandi) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar, di Hotel
Grand Fatma Tenggarong, Rabu (24/11/2021).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas
Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar Ahyani Fahdlianur, yang diikuti oleh
beberapa OPD Kukar.
Ahyani mengatakan, sebagaimana sistem
informasi kearsipan dinamis terintegrasi memegang peranan yang cukup penting
terselenggaranya sistem dalam mendukung pemerintahan berbasis elektronik dan
aplikasi umum bidang kearsipan dinamis secara baik sehingga terwujud tata
kelola pemerintahan yang bersih dan efektif.
"E-Arsip terintegrasi atau lebih dikenal
dengan Aplikasi Srikandi merupakan aplikasi umum bidang kearsipan dinamis
Kearsipan dan kelanjutan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinami (SIKD), yang
dibuat untuk mewujudkan efisiensi penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan
penyelenggaraan kearsipan yang terpadu" katanya.
Kemudian, dalam rangka percepatan
implementasi telah ditetapkan Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang
sistem Pemerintahan berbasis elektronik, Pemerintah telah menetapkan dan
meluncurkan aplikasi umum berbagi pakai SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan
Dinamis Terintegrasi).
Lanjut dia, hasil kolaborasi Pendayagunaan
Aparatur Negara Kementerian Reformasi dan dan Birokrasi (PANRB), Kementerian
Komunikasi Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan Arsip Nasional
Republik Indonesia (ANRI) yang disahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik
Hukum, dan Keamanan RI (Menko Polhukam RI) bersama dengan Menteri PAN RB pada
tanggal 27 Oktober 2020 dengan Keputusan Menteri PAN RB Nomor 679 Tahun 2020.
"Kami berharap dengan adanya bimtek,
dapat memiliki pemahaman tentang penerapan aplikasi Srikandi di OPD
masing-masing" sebutnya.
Pada kesempatan yang sama, ia juga
mengapresisasi kepada pihak ANRI, yang telah mewujudkan penyelenggaraan arsip
digital terintegrasi yang tetap akuntabel walau dikerjakan di manapun. Terlebih
saat ini juga sudah tersedia tanda tangan elektronik, sehingga proses birokrasi
menjadi lebih efisien.(*riz)